
Salah satu pertanyaan yang paling sering muncul sebelum berangkat ke Tanah Suci adalah: berapa biaya umrah yang perlu disiapkan?
Jawabannya bisa berbeda untuk setiap jamaah. Harga paket dipengaruhi oleh maskapai, hotel, musim keberangkatan, durasi perjalanan, tipe kamar, serta fasilitas yang dipilih.
Karena itu, sebaiknya jangan hanya menyiapkan biaya paket. Sisihkan juga budget untuk dokumen, perlengkapan, uang saku, dan kebutuhan tambahan lainnya.
Kisaran Biaya Paket Umrah
Secara umum, paket umrah dari Indonesia dapat berada di kisaran puluhan juta rupiah per jamaah.
Sebagai gambaran sederhana:
Jenis Paket
Kisaran Umum
Paket ekonomis
sekitar Rp26–32 juta
Paket standar
sekitar Rp32–38 juta
Paket premium
sekitar Rp38–50 juta
Paket premium/luxury
Rp50 juta ke atas
Kisaran ini bukan harga tetap. Harga aktual dapat berubah berdasarkan waktu keberangkatan, ketersediaan penerbangan, hotel, kurs, dan kebijakan masing-masing travel.
1. Harga Paket Umrah
Biaya terbesar biasanya berasal dari paket perjalanan.
Dalam banyak paket, harga sudah mencakup beberapa komponen seperti:
- Tiket pesawat
- Hotel Makkah dan Madinah
- Visa sesuai ketentuan perjalanan
- Transportasi
- Konsumsi
- Program ziarah
- Tour leader
- Pembimbing ibadah
Namun fasilitas setiap paket berbeda. Sebelum booking, selalu periksa apa saja yang sudah termasuk dan belum termasuk dalam harga.
2. Biaya Paspor
Jika belum memiliki paspor, Anda perlu memasukkan biaya pembuatan paspor ke dalam budget.
Selain biaya pembuatan, pastikan masa berlaku paspor memenuhi ketentuan perjalanan yang berlaku pada saat keberangkatan.
Jika sudah memiliki paspor, periksa masa berlakunya jauh sebelum booking paket.
3. Perlengkapan Umrah
Calon jamaah biasanya perlu menyiapkan beberapa perlengkapan sebelum berangkat, seperti:
- Kain ihram
- Mukena atau pakaian ibadah
- Sandal
- Tas kecil
- Obat pribadi
- Perlengkapan mandi
- Adaptor
- Power bank
- Koper atau travel bag
Besarnya budget tergantung apa yang sudah Anda miliki.
Untuk kebutuhan dasar, Anda dapat menyiapkan sekitar Rp500 ribu hingga Rp1,5 juta atau menyesuaikannya dengan kebutuhan pribadi.
4. Uang Saku
Walaupun makan dan transportasi utama biasanya sudah tersedia dalam paket, tetap siapkan uang saku.
Uang tersebut bisa digunakan untuk:
- Makan tambahan
- Kopi atau camilan
- Transportasi pribadi
- Laundry
- Belanja kebutuhan
- Oleh-oleh
Jumlahnya sangat tergantung gaya perjalanan.
Sebagai titik awal, Anda bisa membuat budget sekitar Rp1–3 juta, lalu menyesuaikannya dengan rencana pribadi.
5. Biaya Internet
Selama berada di Arab Saudi, akses internet cukup penting untuk komunikasi, maps, dan informasi perjalanan.
Pilihan yang biasanya tersedia:
- Roaming operator Indonesia
- SIM card lokal
- eSIM
Masukkan biaya paket data ke dalam budget perjalanan.
6. Oleh-oleh
Oleh-oleh sebenarnya bukan kebutuhan utama, tetapi sering menjadi salah satu pengeluaran terbesar di luar paket.
Agar tidak berlebihan, buat daftar penerima sebelum berangkat.
Misalnya:
Keluarga inti → orang tua → saudara → teman dekat
Setelah itu tentukan batas maksimal budget.
Dengan cara ini, belanja lebih terkendali dan risiko kelebihan bagasi lebih kecil.
7. Dana Darurat
Jangan berangkat dengan budget yang terlalu ketat.
Siapkan dana cadangan untuk hal-hal seperti:
- Obat tambahan
- Bagasi berlebih
- Transportasi tambahan
- Makanan
- Perubahan kebutuhan
- Keperluan pribadi lainnya
Dana darurat tidak harus digunakan, tetapi sebaiknya tetap tersedia.
